by

Update Terkini: Korban Meninggal Gempa Turki-Yunani Bertambah

Jakarta||Andusti.com – Korban meninggal gempa di Turki dan Yunani dilaporkan sudah 24 orang dan diperkirakan masih terus bertambah.

“Kami meminta anda untuk tetap tenang,” kata Menteri Pertanian Bekir Pakdemirli dalam tayangan televisi.

“Kami akan mencoba mengangkat balok beton dan menjangkau Anda,” tambahnya.

Badan bantuan bencana Turki melaporkan 20 orang meninggal dan hampir 800 orang luka-luka.

Di Yunani, dua siswa remaja tewas ketika dinding bangunan runtuh setelah gempa kuat melanda wilayah tersebut. Televisi publik Ert mengatakan para korban, yang pertama dilaporkan di Yunani, berusia 15 dan 17 tahun. Keduanya tengah berjalan pulang dari sekolah ketika bencana melada.

“Tak ada kata-kata yang bisa diungkapkan ketika anak-anak menjadi korban. Di masa yang sulit ini, duka cita mendalam kami untuk keluarga dan juga Samos karena menghadapi luka yang dalam,” ucap Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis di twitter dikutip dari AFP.

Selain meninggal, dilaporkan ada 4 orang yang luka-luka. Salah satunya adalah gadis 14 tahun yang patah tulang.

“Itu adalah kekacauan. Kami tidak pernah mengalami hal seperti ini,” kata wakil walikota Giorgos Dionysiou.

Saat ini, tim penyelamat terus berusaha menggali dan mengangkat balok beton berat reruntuhan bangunan dengan tangan mereka untuk mencari korban selamat usai gempa.

Diketahui, dari Survei Geologi AS menyebutkan, gempa berkekuatan 7.0 melanda 14 kilometer dari kota Yunani Karlovasi di Samos. Gempa ini juga terasa di Istanbul dan Athena…(Jhon/rri)