by

Tenaga Terbatas, Sampel Swab di Bengkulu Banyak Belum Diperiksa

Bengkulu||Andusti.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu menyebutkan, jumlah sampel swab yang ada Laboratorium PCR Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu masih banyak belum diperiksa.

Dari data tercatat, sedikitnya masih ada 500 sampel belum dilakukan uji swab dan jumlah sampel itu terus berdatangan setiap harinya dari kabupaten dan kota, seiring terus bertambahnya kasus konfirmasi positif Covid 19.

“Iya masih ada penumpukan sampel yang akan di periksa. Itu terjadi karena sampel yang di periksa tidak seimbang dengan datang kiriman dari fasilitas kesehatan kabupaten dan kota. Rata-rata sampel yang keluar dalam 5 hari jika dilakukan pemeriksaan hari ini,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, dalam keterangannya.

Menurut Herwan, dengan masih terjadi penumpukan sampel tersebut, adanya 2 laboratorium yang tengah diusulkan, bisa melakukan pemeriksaan swab di Bengkulu nantinya. Terlebih saat ini sedang dilakukan perekrutan tenaga kesehatan (nakes) sukarelawan, diharapkan menjadi solusinya  terhadap penumpukan sampel yang akan diperiksa.

“Mudah-mudahan bulan ini teratasi, setelah dua lab PCR baru mulai beroperasi dan dapat mengatasi permasalahan yang ada. Kalau data dua hari lalu masih ada sampel yang belum diperiksa mencapai 500 spesimen,” katanya pada Minggu, (3/1/2020).

Secara terpisah, Direktur RSMY Bengkulu dr. Zulkimaulud mengaku, dengan banyaknya sampel yang belum diperiksa, petugas kesehatan di rasa tidak sanggup melakukan pemeriksaan lagi, jika tidak ada solusi lainnya.

Mengingat saat ini dari dua tahap petugas yang jumlahnya 19 orang, hanya mampu melakukan pemeriksaan rata-rata sebanyak 140 sampai 150 setiap harinya. Belum lagi jika petugas tersebut terpapar Covid 19, dipastikan akan mempengaruhi kinerja dalam pemeriksaan sampel swab yang jumlahnya semakin hari terus bertambah banyak.

“Dengan kondisi itu, kita minta betul kepada masyarakat agar jangan sampai memaksa petugas kita dalam bekerja, seperti hasil sampel harus keluar hari ini. Kasian kita, pekerjaan itu sangat sulit dan berat,” pintanya.

Lebih lanjut ditambahkan, dengan keterbatasan petugas yang ada ini, pihaknya kembali menekankan sekaligus mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat agar jangan sampai terpapar Covid 19. Sedangkan caranya yakni mematuhi protokol kesehatan setiap harinya, yakni, memakai masker, mencuci tangan dan mengatur jarak. Bahkan jika perlu hindari kerumuman.

“Mari kita bersama-sama mencegah penyebaran Covid 19 ini. Jika terus bertambah, kasian dengan tenaga kesehatan yang bekerja selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap,” demikian Zulki..(jon)