by

Ruang Rawat Inap Penuh, Legislator Dukung Dirikan RS Darurat di Bengkulu

Bengkulu||Andusti.com – Menyikapi kondisi rumah sakit rujukan penanganan Covid 19 yang saat ini dalam kondisi penuh, bukan terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu saja, melainkan juga di Rumah Sakit (RS) di seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Elva Hartati, di sela-sela menyerahkan bantuan paket bahan pangan tambahan kepada tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu.

Menurut Elva, dengan kondisi penuhnya ruang rawat inap dan tempat isolasi di RS rujukan covid 19, solusinya saat ini dengan mengingatkan kepada masyarakat, agar selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-harinya, yakni, selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dengan menghindari kerumuman. Bahkan jika tidak penting, supaya di rumah saja.

Mengingat dengan langkah itu, akan bisa meminimalisir penyebarannya antar sesama.

“Jika kita merasa kurang enak badan. Jika sakit tidak memiliki gejala covid 19, ataupun memiliki gejala, setelah berobat, lakukan saja isolasi di rumah masing-masing, dan jangan pula karena sakit ringan ingin di rawat di rumah sakit. Itu lah cara saat ini masyarakat membantu para nakes kita yang juga perlu dikasihani, bekerja setiap hari hingga tantangan nyawa,” ajak politisi perempuan PDIP ini pada Sabtu, (26/12/2020).

Selain itu mengenai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu yang tengah mengusulkan 4 tempat sebagai rumah sakit darurat menangani Covid 19 di Provinsi Bengkulu, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini menyatakan, sependapat dan akan mendorong Kementrian Kesehatan (Kemenkes) agar segera memberikan persetujuannya untuk masyarakat se Provinsi Bengkulu. Apalagi perkembangan kasus covid 19 di Bengkulu belum terkendali dengan ditandai jumlah yang dinyatakan konfirmasi positif bertambah dalam jumlah besar, seperti dua hari lalu bertambah sebanyak 109 kasus.

“Saya setuju, karena diketahui penyakit ini di Inggris dikabarkan telah bermutasi, semoga di Bengkulu belum terjadi, sehingga adanya rumah sakit darurat memang diperlukan. Kita sebagai mitra kerja eksekutif di pusat akan membantu Pemprov Bengkulu untuk mewujudkannya,” tutup Elva.

Dibagian lain dari data hari ini, total kasus konfirmasi positif Covid 19 di Provinsi Bengkulu berjumlah 3.351 kasus, atau 19,21 persen dari 17.441 spesimen yang diperiksa.

Lalu kasus meninggal, totalnya sebanyak 113 orang atau 3,37 persen dari kasus konfirmasi. Kemudian kasus sembuh, data terbaru sudah 2.227 orang atau, 66,45 persen dari kasus konfirmasi.

Sedangkan kasus suspek total nya sebanyak 6.085 orang…(*Jhon/sumber:rri.co.id)