by

Pjs. Bupati BS “ISNAN FAJRI”: Acara Pernikahan Dengan Hiburan Musik Tidak Dilarang, Tapi Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Bengkulu Selatan||Andusti.com– Simpang siurnya tentang peraturan Daerah Bengkulu Selatan yang di terima oleh para Musisi Bengkulu Selatan KOMMBES pada masa pandemi Covid-19 membuat para musisi Bengkulu Selatan khawatir, isu peraturan yang tidak memperbolehkan hiburan musik pada acara pernikahan membuat mata pencarian para musisi terancam di tiadakan untuk waktu sementara di masa pandemi.

Komunitas Musisi Bengkulu Selatan (KOMMBES) menghadiri Rapat terbuka dengan Isnan Fajri S.Sos, M.Si PJS Bupati Bengkulu Selatan di Kantor Bupati Bengkulu Selatan. (12/10/20).

Rapat yang di gelar di kantor Bupati Bengkulu Selatan prihal pembahasan peraturan hiburan musik pada acara resepsi pernikahan, Rapat berlangsung dengan menerapkan Protokol Kesehatan pada masa pamdemi Covid-19.

Suasana rapat yang berlangsung antara PJS Bupati berserta jajaran pihak pemerintahan Bengkulu Selatan dengan Pihak KOMMBES berjalan dengan santai dan serius, banyak masukan dan saran yang saling di berikan oleh pihak Pemda dan KOMMBES.

KOMMBES pada rapat menanyakan kejelasan peraturan tentang acara musik pada acara penikahan, dan tanggapan berserta sikap keberatan jika acara musik pada acara pernikahan di tiadakan, karena menurut para musisi meskipun acara musik di acara pernikahan di tiadakan jumlah tamu undangan tetap akan di hadiri oleh banyak orang, sedangkan pada acara pernikahan tuan rumah pemilik acara menghibur tamu undangan salah satunya dengan jamuan musik, jadi menurut mereka hal yang sala jika acara musik pada acara pernikahan di tiadakan.

Ketua KOMMBES Heri Gunawan menjelaskan, harapan mereka sebagai Musisi Bengkulu Selatan yang mereka sampaikan saat rapat kepada PJS Bupati.

“Saya bersama kawan kawan Musisi Bengkulu Selatan yang tergabung di dalam KOMMBES ingin menyampaikan Aspirasi kami sebagai musisi di masa pandemi saat ini, apa lagi isu yang berkembang saat ini jika acara musik tidak boleh pada acara pernikahan, sedangkan kami para musisi menggantungkan pencarian kami dari acara musik pada acara pernikahan, tapi setelah kami bertemu langsung oleh Bapak PJS Bupati Bengkulu Selatan Isnan Fajri titik terang dari isu masalah ini jadi jelas saat ini, bahwasanya isu tentang di tiadakannya acara musik pada acara pernikahan tidak lah benar, pada saat Rapat berlangsung tadi, Pak Isnan Fajri meminta kepada kami untuk menekankan pada protokol kesehatan, beliau menghimbau kepada kami para musisi pada acara musik agar dapat memperhatikan masalah kesehatan di era Pandemi Covid 19 saat ini, dan kami di persilahkan untuk melanjutkan jobs bermusik kami, dan dengan terus memperhatikan perkembangan situasi pada masa pandemi saat ini.” Ujar Heri Gunawan.

Isnan Fajri PJS Bupati Bengkulu Selatan saat di wawancarai seusai rapat dengan para musisi, beliau menyampaikan

“Kami Pemerintahan Bengkulu Selatan tidak melarang acara pernikahan dengan acara musik, kami disini menekankan protokol kesehatan pada setiap acara pernikahan apa lagi yang mengadakan hiburan musik, utamakan Menggunakan Masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak aman Penyebaran Virus Covid 19, untuk di ingat pelarangan acara pesta pernikahan itu tidak ada, yang ada itu peraturan dan pembatasan untuk acara pernikahan sesuai Protokol Kesehatan.” Tegas Isnan Fajri PJS Bupati.

(**Jhon)