by

Pendukung AIR Menunggu, Bawaslu Diminta Bijak Putusan Sengketa

Bengkulu||Andusti.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu di minta bijak dalam memutuskan gugatan sengketa pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, yang sebelumnya telah dilayangkan bakal pasangan calon (Bapaslon) Agusrin M Najamudin-Imron Rosadi.

Apalagi para pendukung loyalis, dan simpatisan pasangan Agusrin-Imron se-Provinsi Bengkulu saat ini dikabarkan sudah mulai bergerak untuk mengawal keputusan Bawaslu Provinsi Bengkulu, yang akan dibacakan dalam sidang ajudikasi pada Sabtu, (17/10/2020) besok pukul 14.00 WIB, secara daring.

Juru bicara tim Agusrin-Imron, Suryawan Halusi menyatakan, pasca adanya pemberitaan di sejumlah media, pihaknya terus memantau perkembangan dan pergerakan masyarakat yang bakal datang ke kantor Bawaslu Provinsi, untuk mengawal penyampaian keputusan terhadap gugatan sengketa Pilkada serentak.

“Jujur, kami cukup kaget dengan kabar ini, karena pergerakan itu tanpa koordinasi. Tapi kita mengapresiasi semangat masyarakat yang mendukung pasangan dengan sebutan lain AIR ini, karena hal itu secara tidak langsung telah menunjukkan support moral, dan rasa keberpihakannya agar pasangan AIR bisa maju pada Pilkada serentak 9 Desember 2020 nanti,” ungkap Suryawan dalam keterangan persnya pada Jumat, (16/10/2020).

Menurut Suryawan, adanya pergerakan dari masyarakat itu, pihaknya tidak bisa melarang ataupun mencegah. Hanya saja, jika memang benar datang, pihaknya meminta agar dapat menjaga ketertiban, dan yang terpenting kedepankan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

“Kita pikir apa yang dilakukan masyarakat itu wajar. Makanya, apabila mau aksi lakukan saja secara damai, sehingga suasana dalam proses Pilkada serentak di Provinsi Bengkulu tetap tenang. Apalagi diyakini kedatangan masyarakat itu, selain memberikan support moral dan dukungan kepada Bawaslu, agar tidak diintervensi pihak lain dalam memutuskan gugatan sengketa,” jelasnya.

Senada dengan itu, Ketua Tim Kami Agusrin-Imron, Soheri berharap, para pendukung, loyalis, dan simpatisan bapaslon AIR, untuk tetap optimis jika Agusrin-Imron dimenangkan dalam gugatan ini.

“Kita menyakini keputusan Bawaslu akan sesuai dengan harapan para pendukung, loyalis dan simpatisan AIR,” kata Soheri.

Dibagian lain, Ketua Klan Najamudin, David Suardi menyakini, jika keputusan Bawaslu meloloskan pasangan Agusrin-Imron maju pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu tahun 2020 ini, akan terjadi perubahan arah politik di Provinsi Bengkulu.

Belum lagi ia sudah mendengar, beberapa pendukung pasangan calon (paslon) lain, bakal mengalihkan dukungannya kepada Agusrin-Imron.

“Kita yakin ini terjadi, lihat saja besok,” singkat David.

Sementara secara terpisah, Anggota Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Bengkulu Ediansyah Hasan menyatakan, apapun yang diputuskan nanti, silahkan pemohon yaitu Agusrin-Imron maupun termohon untuk menjalankan. Apalagi sebelum memutuskan sengketa ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bawaslu RI di Jakarta.

“Mengenai keputusan kita belum bisa sampaikan. Jika seandainya Memenuhi Syarat (MS) tentu KPU wajib menjalankannya. Tapi apabila sebaliknya, keputusan kita nanti Tidak Memenuhi Syarat (TMS), tentu bagi pemohon masih ada upaya hukum lanjutan ke PT TUN Medan,” demikian Ediansyah.(**Jhon/rri)