by

Pemerintah Desa Tanjung Menang Kec. Seginim Laksanakan MUSDES Perencanaan Pembangunan Untuk Tahun 2021

Bengkulu Selatan||Andusti.com – Kamis,13.08.2020 Pemerintah Desa Tanjung Menang Kec Seginim laksanakan MUSDES Perencanaan Pembangunan Desa untuk tahun 2020 bertempat di kantor Desa .


Pada acara tersebut hadir Bpk. Avit Nopriandi Kasi PMD, Bpk. Ekhwan Fahmi Kasi kesra dari Kecamatan seginim, Bpk. Sakiman dari Babinsa, Bpk Lin Aprianto,SE dan ibuk Fitri sebagai Pendamping Desa Kecamatan Seginim, Anggota BPD, Tomas, ibuk ibuk PKK dan Kader serta warga desa yg lainya.

Mahirun pada sabutanya berharap kiranya masyarakat nanti dpt mengajukan usulan yg sebanyak mungkin dan usulan pada pembangunan fisik nanti tidak mengacu kepada kepentingan pribadi atau perorang melainkan bermanfaat untuk kepentingan umum, disamping itu dari beberapa usulan nanti mungkin belum semuanya dapat dipenuhi karena keterbatasan dana untuk itu akan kita masukan pada tahun berikutnya .

Dari beberapa usulan masyarakat ini nanti kita akan lanjutkan pada musdes penetapan usulan tentunya kita akan berdasarkan skala prioritas dan dana yg ada, dengan mengucapkan Bismilahiromanirahim Musdes saya nyatakan dibuka semoga berjalan lancar dan tertib.

Bpk. Avit Nopriandi dan Bpk Ekhwan Fami dari kecamatan menyampaikan dalam musyawarah Desa ini nantinya masyarakat mengusulkan yang sifatnya sangat mendesak dan jangan sampai pembangunan itu nantinya kurang bermanfaat bagi masyarakat serta disarankan kepada pemerintah desa kiranya transfaran kepada warga dan mengacu kepada usulan masyarakat yg terbanyak agar supaya masyarakat tidak gaduh nantinya.

Bpk. Sakimin dari Babinsa menyampaikan masyarakat tetap kondusip aman damai dan tenteram mulai dari awal perencanaan sampai pada pembangunan nantinya.

Bpk. Lin Aprianto,SE pada sambutan banyak menyampaikan tentang mekanisme sebelum melaksanakan musdes harusnya masyarakat itu melakukan dulu musyawarah di setiap kadun, nah lalu hasilnya dibawa ke musdes ini guna untuk menjaring keinginan masyarakat disetiap kadun atau kadus, sehingga keinginan disetiap kelompok masyarakat di desa tidak ada yg terlewati kesanya, usulan nanti bukan rekayasa dari pemerintah desa atau sekompok masyarakat saja….(**Jon)