by

Materi Gugatan di MK Tahap Perbaikan, KPU Provinsi Bengkulu Siap Berikan Jawaban

Bengkulu||Andusti.com – Seperti dikutif dari laman rri.co.id, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu saat ini masih menunggu perkembangan permohonan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK), yang disampaikan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu nomor urut 3, Agusrin M Najamudin-Imron Rosadi.

Permohonan sengketa Pilkada oleh paslon dengan sebutan AIR ini, selain terkait mata pilih, perolehan suara, termasuk mempersoalkan 65 ribu suara yang tidak sah, juga dugaan kecurangan yang bersifat Terstruktur, Sistematis dan Massif (TSM).

“Dari konfirmasi terbaru yang di terima, paslon melalui tim hukumnya sedang melakukan perbaikan materi permohonan gugatan di MK,” ungkap Komisioner KPU Provinsi Bengkulu, Eko Sugianto dalam keterangannya ketika dihubungi via telpon seluler pada Rabu, (6/1/2021).

Menurut Eko, dengan masih berprosesnya pengajuan gugatan dari salah satu paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu di MK ini, akan menjadi dasar pihaknya untuk menyusun jawaban jika memang sengketa tersebut, setelah teregister dan bergulir dalam sidang.

“Bagi KPU, kita siap untuk memberikan jawaban atas permohonan sengketa apabila nanti bergulir dalam persidangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Tim Hukum paslon Agusrin-Imron, M. Zetriansyah, SH menyampaikan, setelah permohonan sengketa di daftarkan ke MK, pihaknya saat ini masih diberikan waktu untuk perbaikan materi gugatan yang dilayangkan, dengan batas waktunya paling lambat pada 18 Januari 2020.

“Kita masih melengkapi berkas materi gugatan, dan setelah lengkap akan langsung disampaikan ke MK, sehingga bisa teregister dengan dikeluarkan buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) dan dilanjutkan sidang-sidang,” pungkasnya..(jhon)