by

MASA TENANG,BAWASLU BENGKULU SELATAN MELAKUKAN PEMBERSIHAN APK

Bengkulu Selatan||Andusti.com – 6 Desember 2020. Tiga hari menjelang pemungutan Suara Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 9 Desember 2020,  Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan melaksanakan pembersihan Alat Peraga Kampanye yang masih terpasang di seluruh wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan. Pembersihan APK melibatkan beberapa pihak diantaranya jajaran Kepolisian Resor Bengkulu Selatan, TNI, dan Satpol PP yang diterjunkan langsung guna menurunkan dan membersihkan seluruh APK yang masih terpasang.

Pelaksanaan Pembersihan APK oleh Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan di bagi berdasarkan 3 Titik sesuai dengan dapil yang ada di Kabupaten Bengkulu Selatan. Tim yang diterjunkan, pada pukul 08.30 WIB melaksanakan Apel kesiapan Pembersihan APK di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan untuk selanjutnya menuju lokasi dimana sebelumnya telah di bagi menjadi 3 tim berdasarkan dapil yang ada di Bengkulu Selatan.

Turun langsung 3 Komisioner Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan dalam rangka memantau dan mengawasi jalannya pembersihan APK di Kabupaten Bengkulu Selatan. Hingga hari ini, masih terdapat sejumlah APK yang masih terpasang di 11 Kecamatan sehingga di tertipkan langsung oleh Tim gabungan dari Satpol PP, Kepolisian, dan Bawaslu yang mengikuti langsung pembersihan APK tersebut.

Pembersihan APK dilaksanakan guna menciptakan kondisi yang aman pada masa tenang sekaligus untuk memberikan kesempatan kepada pemilih untuk memikirkan kembali siapa yang akan dipilih dengan tenang sebelum akhirnya masyarakat menjatuhkan pilihannya pada hari Pemungutan Suara. Bahwa tahapan masa tenang ini, seharusnya tidak ada lagi kampanye yang diperbolehkan dalam bentuk apapun, termasuk dengan masih terpasangnya spanduk ataupun alat peraga kampanye lainnya.

Pada waktu yang bersamaan, di jelaskan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkulu Selatan, Azes Digusti bahwa Pembersihan APK pada hari ini dilakukan guna menciptakan kondisi yang sejuk, jauh dari perbuatan yang mengarah kepada Kampanye. “Tidak boleh ada lagi yang namanya kampanye, baik itu APK yang terpasang dan juga segala macam kampanye di media social dan lain-lainnya, juga tidak diperbolehkan” pungkas Azes..(**Jhon)