by

Keberhasilan Rohidin Mersyah Dalam Membangun Bengkulu

Bengkulu||Andusti.com – Semenjak ditetapkan menjadi Gubernur Bengkulu pada tanggal 10 Desember 2018, Gubernur Bengkulu (Non Aktif) Dr H Rohidin Mersyah terus melakukan blusukan ke seluruh Desa dan Kecamatan se Provinsi Bengkulu untuk memastikan kebutuhan Utama yang dibutuhkan masyarakat.

Pasalnya belum genap 2 Tahun menjabat sebagai Gubernur Bengkulu banyak ruas jalan di Kabupaten Bengkulu Selatan menjadi kewenangan Provinsi Bengkulu sudah dikerjakan dan terrealisasi.

Perlu diketahui 2016 Dr H Rohidin Mersyah dilantik menjadi wakil Gubernur mendampingi Ridwan Mukti selaku Gubernur Bengkulu, ditahun 2017 Dr H Rohidin Mersyah ditetapkan menjadi Plt Gubernur Bengkulu dan di Lantik menjadi Gubernur Bengkulu pada Tanggal 10 Desember 2018.

Bisa dikatakan bahwa pembangunan yang telah dilakukan pada kepemimpinan Gubernur (Non Aktif) Rohidin Mersyah ini adalah satu-satunya pembangunan yang merata, dimana 9 Kabupaten dan 1 Kota tersentuh oleh peningkatan dan pembangunan jalan yang menjadi kewenangan pemerintah Provinsi Bengkulu.

Berikut ini merupakan data pembangunan ruas jalan dan Infrastruktur Lainnya yang menjadi kewenangan Provinsi Bengkulu di Tahun 2019 di Bengkulu Selatan pada kepemimpinan Rohidin Mersyah, data di bawah ini dihimpun langsung di Binamarga PUPR Provinsi Bengkulu :

1. Peningkatan Jalan Simpang III Kedurang – Keban Agung – Batu Ampar Rp. 3.486.105.944,73
2. Pembangunan Talud Ruas Jalan Kelutum – Simpang Pino Rp. 3.245.763.644,29
3. Pembangunan Drinase dan Pelapis Tebing Jalan Kelutum –Simpang Pino Rp.149.503.233,00
4. Pembangunan Drinase dan Pelapis Tebing Jalan Masat – Gedung Agung Rp.150.444.778,00
5. Pembangunan Drinase dan Pelapis Tebing Jalan – Palak Bengkerung – Sukarami- Batu Ampar Rp. 151.048.040,00
6. Peningkatan Jalan Kurawan – Piju Laung Rp. 4.343.174.630,41

Gubernur (Non Aktif) Dr H Rohidin Mersyah mengatakan Saya memohon maaf kepada Bapak dan Ibu sekalian, karena di tahun 2020 ini pembangunan kita terhenti karena Pademi Covid-19 yang tengah mewabah seperti yang kita ketahui. Sebelumnya saya mentargetkan ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi selesai, namun anggaran kita di refocusing untuk menangani pandemi. Saya rasa tidak hanya anggaran pembangunan Provinsi saja yang terhenti di Desa juga terhenti dan difokuskan untuk menangani Covid-19. Namun Bapak/Ibu sekalian tidak usah khawatir Pak Rohidin ini masa jabatan periode ini masih sampai 2021 dan Inshaa Allah pembangunan akan kita lanjutkan serta kita berdoa agar pandemic Covid-19 dapat berangsur menghilang…(**jhon)