by

Diduga Selingkuh, Oknum Kadis di Bengkulu Selatan Digerebek Warga

Bengkulu Selatan||Andusti.com – Diduga berselingkuh, oknum Kepala Dinas dilingkungan Pemerintah Bengkulu Selatan berinisial “SS” dan wanita bersuami “Ni” digerebek warga Desa Ketaping Kecamatan Manna pada pukul 07.00 Wib Senin (10/8) Pagi.

Pasangan yang diduga memiliki hubungan spesial ini merupakan tetangga, yang jarak rumahnya hanya dibatasi dengan jalan. Warga kemudian menggiring kedua pasangan itu ke balai desa dan selanjutnya kepolisian untuk diproses hukum.

“Kami menuntut untuk keduanya di usir dari desa Ketaping, kalau dilakukan mediasi saja akan selesai semuanya dengan perdamaian. Karena  sudah berulang dan tidak tahu lagi kalinya. Lantaran jarak rumah keduanya hanya dibatasi dengan jalan desa ketaping,” ujar salah seorang warga, yang mendatangi Polsek Manna.

Disisi lain, hingga saat ini mediasi guna masih berlangsung alot sesuai dengan keterangan Kapolsek Manna saat ini mediasi sudah dan akan dilanjutkan dan diselesaikan secara hukum adat, kalau unsur pidana harus ada pengaduan pihak korban, karena ini kasusnya delik aduan, kalau tidak ada korban mengadu pihak kepolisan tak bisa mengusutnya, ujar Kapolsek Manna.

Jika membuka lembaran lama. Oknum Kepala Dinas ini merupakan mantan napi cabul karena melakukan perbuatan seksual dengan anak dibawah umur dan saat itu oknum Kepala Dinas ini masih menjabat esselon II di Kabupaten Bengkulu Utara. Ia terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman 7 tahun penjara di Rutan Malioboro Bengkulu, dan di tahun 2013 ia  dinyatakan bebas bersyarat lantaran mendapatkan remisi dalam rangka HUT 17, kini terjadi lagi di wilayah kabupaten Bengkulu Selatan dengan kasus yang sama dan sangat meresakan.

Yang paling miris waktu itu publik tahu oknum ini tersangkut kasus asusila, tapi kok bisa dia lolos lagi menduduki Jabatan eselon II lagi di bengkulu selatan. padahal syarat lelang jabatan jelas jelas melarang untuk ASN yang tersangkut asusila menduduki jabatan setingkat Kepala Dinas, tapi itulah kenyataannya..(**Jon)