by

Desa Banding Agung Kec. Seginim BS: Adakan Rembuk STUNTING

Bengkulu Selatan||Andusti.com – Kamis, 03/09/2020 Pemerintah Desa Banding Agung Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan mengadakan Rembuk Stunting di Balai Desa.

Hadir pada acara tersebut dari Puskesmas, KPM, Pendamping Desa, BPD, Ibu- ibu kader PKK, Posyandu, Guru Paud dan Tokoh masyarakat.

“Mikrun” Kades Banding Agung menyampaikan terima kasih atas kehadiran undangan, serta pada usulan rembuk stunting ini nanti silakan ibu-ibu menyampaikan masalah yang ada di dalam Desa kita ini, terkait dengan kesehatan dan pendidikan yang sangat erat hubunganya dengan stunting ini, ujar Kades.

Lanjut Kades mudah-mudahan Desa kita atau pun warga kita terbebas dari anak yg kurang gizi dan terganggu pemikiranya yang disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin dan makanan, terutama ibu hamil, tegas Kades.

Maka dari itu mari kita berperilaku hidup sehat dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengutamakan jamban keluarga, apabila kita sudah mengantisipasi hal tersebut saya yakin hidup kita akan sehat, lanjut Kades.

Nara sumber ibu Putri zeva TPG dari Puskesmas mengatakan Stunting perlu diantisipasi mulai dari ibu hamil sampai dengan anak usia dini, cara pencegahanya tidak lain adalah mengkonsumsi makanan yang bervitamin dan berperilaku hidup sehat tidak buang air besar atau pun kecil disembarang tempat, ungkapnya.

Boby Hertanto sebaga Pendamping Desa mengatakan kepada ibuk ibuk silakan memasukan apa – apa yang menjadi permaslahan dan kendala di desa kita ini, terkait dengan kesehatan dan pendidikan menuju anak sehat dan terbebas dari Stunting, nanti akan kita catat dulu lalu akan kita buat usulan prioritas pada RPJMDes dimana petugas khusus di desa sudah ada satu orang satu desa, namanya Kader Pembangunan Manusia ( KPM ), usulan ini nanti akan dinaikan pada musyawarah Desa tahap penetapan usulan perencanaan desa, yg sumber dananya dari DD pusat,  KPM Kader Pembangunan Manusia ini akan menghimpun kelompok yg ada di desa seperti Kader posyandu, PKK, Karang Taruna, Guru Paud, Guru TK, TPA dan TPQ, yg nanti akan membuat sekretariat di dalam Desa, disamping itu bagi desa yang tidak menganggarakan stunting ini maka pemerintah pusat melalui Menkeu akan menunda pencaiaran Dana desa tahap 3, artinya stunting ini wajib bagi Desa melaksanakanya, ungkap Boby.

Rembuk Stunting Desa Banding Agung menghasilkan beberapa kesimpulan Bidang Kesehatan :
1. PMT Bumil dan Balita.
2. Pelatihan Kader Posyandu.
3. Penyuluhan/sosialisasi ibu hamil dan anak usia 0 s/d 2 thn.
4. Bidan Desa.
5. Alkes.
6. Kunjungan Bumil dan anak kurang gizi.
7. Pembuatan BPJS bagi anak yang belum punya.

Bidang Pendidikan :
1. Wahana bermain Paud.
2. Laptop dan printer ATK
3. Vitamin dan makanan tambahan
4. Kelas prenting 1 thn 1 x
5. P3K
6. Iqra………….(**Jon)