by

Banyak Nakes Terpapar, Gugus Tugas Pastikan Evaluasi

Bengkulu||Andusti.com – Lantaran terus bertambahnya kasus konfirmasi positif Covid 19, Tim Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Provinsi Bengkulu memastikan akan melakukan evaluasi dalam penanganan kasus.

Apalagi akhir-akhir ini kasus positif, selain di dominasi masyarakat umum, juga tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes) di wilayah Bengkulu.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kasus Covid-19 Provinsi Bengkulu, yang juga Sekda Provinsi Hamka Sabri menyatakan, sejauh pihaknya belum bisa mengetahui apa yang menjadi penyebab pasti, hingga banyaknya nakes sampai terpapar Covid-19. Pasalnya untuk Alat Pelindung Diri (APD), di rasa tidak menjadi kendala karena tersedia.

“Diperkirakan kemungkinan menjadi penyebab itu, lantaran nakes tersebut terlalu kerap berinteraksi dengan pasien positif atau ada yang di duga terpapar tetapi menyembunyikan penyakitnya. Kemudian bisa juga nakes kurang menerapkan standar perawatan pasien Covid-19,” ujar Hamka pada Minggu, (27/9/2020).

Lebih lanjut Hamka menjelaskan, dari evaluasi tersebut nantinya akan diketahui penyebab pastinya, sehingga solusi atau jalan keluar agar nakes tidak terpapar bisa dilakukan. Mengingat dengan banyaknya nakes yang terpapar, pihaknya berharap Tim Gugus Tugas Covid-19 tingkat Kabupaten/Kota, juga bisa melakukan langkah serupa.

“Kita juga menyampaikan keprihatinan dan mudah-mudahan tim gugus tugas kabupaten/kota melakukan evaluasi,” harapnya.

Sementara itu sebelumnya, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Zainal mendesak agar Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Gugus Tugas melakukan evaluasi, dengan cukup banyaknya nakes terpapar Covid-19. Apalagi baru-baru ini tercatat sebanyak 21 orang nakes terpapar ditambah 2 kasus baru. Belum lagi sebelumnya terdata sebanyak 85 orang nakes positif Covid 19 di Bengkulu.

Untuk itu ia juga meminta tim gugus tugas agar memasifkan proses tracing dan gencar sosialisasi protokol kesehatan, termasuk melengkapi APD bagi nakes.

“Di minta tim gugus tugas melakukan evaluasi dan mencari tahu bisa sampai banyak nakes kita kembali terpapar. Semoga dari evaluasi nanti dicarikan jalan keluarnya, sehingga tidak sampai terpapar lagi,” tutupnya…(**Jhon/rri)